Sewaktu saya berkunjung ke rumah sepupu saya di daerah Kukusan Depok, ada seseorang disekitar situ yang bertanya apakah Kijang saya mau dijual? Heeeh… dalam hati saya bertanya, “Wah mobil butut saya ternyata masih ada yang berminat juga…”
Saya jawab ke orang itu “Tidak Pak, belum mau dijual,” Iya Pak kalau dijual saya tidak bisa beli mobil lagi, katakanlah itu mobil laku 60 juta terus kalau mau buat DP beli mobil baru nanti cicilannya berapa per bulannya? Lagipula ini mobil kesayangan saya, meskipun sudah tua tapi kemampuannya masih bisa diandalkan, biarpun beberapa bagian body-nya sudah penyok-penyok dan mulai banyak komponen mesin yang minta diganti, dan ban yang sudah mulai gundul, tapi dengan mobil ini saya berpergian kemanapun yang saya mau, dan sebagai mobil pengangkut barang untuk bisnis komputer saya (jadi ingat iklannya jaman dulu yang bisa dimasukin bathtub), bahkan pernah saya isi komputer 10 unit (CPU, Monitor, dll) bisa masuk ke dalam ruang belakang mobil ini, plus satu teman saya duduk terhimpit dibelakang.
Cuma saya kasihan sama si Ijo ini (nama mobil ini meskipun warna resminya biru turquoise) sampai kini saya belum bisa memperbaiki penyok dan keroposnya, mudah-mudah dalam waktu dekat saya bisa mengumpulkan dana untuk mempermak si Ijo ini, jadi model racing mungkin? Entahlah…